Berburu 2,2 Juta Euro Sambil Rajin Tahajud


*Rio Haryanto ‘Balapan’ Mencari Dana menuju F1


Pebalap Indonesia Rio Haryanto menyatakan keinginannya membalap semusim penuh di Formula 1. Namun, obsesinya itu terkendala kekurangan dana 2,2 juta euro. Rio pun rajin tahajud.

BEREDAR kabar bahwa Manor, tim yang dituju Rio, akan menggunakan tiga pebalap untuk menemani Pascal Wehrlein –yang sudah dipastikan menempati satu kursi pebalap mereka. Tiga pebalap itu adalah Rio, Alexander Rossi, dan Will Stevens.

Dengan 21 seri yang akan berlangsung musim depan, Rio dan dua pebalap lainnya masing-masing akan mengikuti tujuh seri. Masing-masing pebalap hanya diberikan "kewajiban" untuk membayar uang sponsor senilai 5 juta euro.
Sebagai informasi, untuk bisa membalap penuh selama semusim, Rio diharuskan membayar uang sponsor senilai 15 juta euro. Sejauh ini, Rio baru membayar uang muka 3 juta euro kepada Manor. Sementara uang muka itu sendiri sudah "naik" dari 3 juta menjadi 5,5 juta euro. Jadi, kurang 2,2 juta euro.
Ibu Rio, Indah Pennywati, mengaku belum mendengar langsung dari Manor soal berbagi kursi itu. Ia mengaku baru mengetahuinya dari media-media luar. "Beberapa media luar memang menulis seperti itu (berbagi kursi dengan pebalap lainnya). Tapi kenyataannya belum ada pernyataan apa pun dari Manor. Jadi kami masih menunggu pernyataan dari Manor," ujar Indah dalam konferensi pers di Gedung Recapital, Jakarta, Selasa (16/2) kemarin.
Rio sendiri ingin tampil semusim penuh. Ia dan tim manajemennya terus mengusahakan untuk bisa membalap semusim penuh. "Sampai saat ini saya belum menerima kabar atau mengetahui situasi dari pebalap lain. Tapi yang jelas, saya masih memperjuangkan untuk turun full series," kata Rio.
"Yang saya lakukan saat ini adalah terus latihan dan menjaga kondisi. Sebab, F1 adalah mimpi saya –dan juga mimpi Indonesia," tambahnya.
Lalu, kapan bakal ada keputusan dari Manor? Menurut Indah, dalam sepekan ini akan ketahuan bagaimana kepastian nasib Rio untuk membalap di F1. "Keputusan dari Manor masih kami tunggu pekan ini. Bukan malam ini (Selasa, 16 Februari). Jadi, itu juga yang bikin deg-degan."
"Sampai saat ini Manor tidak memberikan batas waktu. Tapi yang jelas tanggal 22 (Februari) itu latihan, di Barcelona, hari Senin. Berarti enam hari lagi. Mungkin tidak lama lagi, mereka akan mengumumkan, sebelum latihan," kata Indah.
Indah mengatakan, dana 2,5 juta euro seharusnya dibayar oleh Pertamina. Kemarin, Indah sedang dalam perjalanan untuk bertemu Pertamina mengurus hal itu. "Manor tidak bisa menunggu lebih lama lagi, karena alasan operasional," ujar Indah.
Jika dana dari Pertamina sebagai sponsor Rio akhirnya cair, Rio hanya punya beberapa hari untuk melakukan persiapan akhir sebelum turun pada tes di Barcelona.
"Waktunya memang mepet sekali. Katakanlah uang dari Pertamina cair sekarang, Rio mungkin akan berangkat Kamis (18/2) malam dan baru sampai Jumat. Habis itu masih ada hari libur, Sabtu dan Minggu. Padahal dia belum mengatur seat mobil dan urusan teknis lainnya," ujar Indah.
Indah lalu mengatakan, seandainya keluarganya tidak terkena musibah pada tahun lalu, masalah ini akan teratasi. Pada akhir Juli 2015, salah satu gudang PT Solo Murni, perusahaan keluarga Rio, mengalami kebakaran. "Kalau kemarin, amit-amit, saya enggak ada musibah, mungkin tidak seperti ini. Kerugian karena musibah kemarin memang cukup besar," ujar Indah lagi.

Janji Menpora
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan pembalap Indonesia Rio Haryanto akan masuk tim Manor Racing dan berlaga di Formula 1. "Dipastikan Rio bisa masuk ke Formula 1," kata Imam saat ditemui sehabis bermain futsal bersama pembalap MotoGP Dani Pedrosa dan Marc Marquez di Kuningan Futsal Village, Sabtu (13/2).
Sebelumnya Manor Racing sudah menunjuk pembalap asal Jerman, Pascal Wehrlein sebagai pembalap pertamanya. Namun Imam tidak tahu apakah Rio akan mengikuti 20 sesi balapan atau hanya setengahnya. "Belum tahu tapi semoga saja full race," tutur Imam.
Saat ini Rio masih kesulitan dana untuk membayar DP kepada Tim Manor. Uang yang sudah dijanjikan oleh pemerintah dan PT Pertamina sampai saat ini belum bisa cair. Itu disebabkan uang dari pemerintah harus dirapatkan dahulu ke dalam agenda DPR RI.
Jika nantinya uang dari DPR tidak kunjung cair, Imam akan berusaha untuk bertemu dengan pihak swasta agar bisa membantu Rio di ajang Formula 1. "Belum dikeluarkan dananya, apalagi ini mekanisme keuangan ini terkait ke APBN jadi harus ada persetujuan baik dari kementrian atau sebagainya," ucap Imam.
"Mungkin nanti saya akan bertemu dengan para pengusaha untuk membantu Rio," kata pria asal Bangkalan tersebut.
Sembari menunggu terkumpulnya dana, Rio sendiri banyak beribadah. Rio mendekatkan diri kepada Tuhan YME agar dimudahkan langkahnya mengikuti F1. "Iya, saya melakukan tahajud," kata Rio di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Kamis (11/2) lalu.
Rio yang selalu pasang ayat kursi di kokpitnya itu saat membalap itu optimistis bakal masuk dalam line up pebalap tim Manor di musim balap 2016. Ia pun tak lupa mengucapkan apresiasinya kepada pihak Manor serta Kemenpora yang serius mendukungnya berlaga di ajang F1. dit, tar, kcm
Share on Google Plus

About Nadi Usea