Pacu Digipreneurship Muda


*Telkomsel Bawa 20 Finalis The NextDev
SURABAYA - Setelah  tahun lalu mendapatkan 20 finalis dengan aplikasi digital yang dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat, program NextDev di awal tahun ini kembali melanjutkan rangkaian programnya dengan tajuk “NextDev Pulang Kampung”. Pada rangkaian acara ini, 20 finalis NextDev akan kembali  ke 10 kota asal mereka masing-masing, yang terdiri dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Malang, Pontianak, Makassar dan Gorontalo.


General Manager Corporate Social Responsibility Tubagus Husniyullah mengatakan kreativitas anak muda perlu dipacu karena di segmen inilah pasar yang sangat besar. Tidak hanya menjadi pemakai, melainkan bisa menjadi pemain dengan menciptakan aplikasi yang bermanfaat.

“Kalau dirangsang, anak muda Indonesia juga kreatif dan mampu menciptakan aplikasi. Dari ratusan aplikasi peserta The NextDev, semuanya bagus. Namun dari proses penyaringan dan seleksi, akhirnya terpilih tiga aplikasi anak muda yang menjadi pemenang tahun 2015 lalu,” katanya disela roadshow The NextDev Pulang Kampung di ITS Surabaya kemarin.

Dari ketiga pemenang, Telkomsel akan terus memantau dan mensuport kebutuhan mereka untuk bisa berkembang sebagai startup. Mulai mengenalkan kepada investor, audisensi pasar, serta pembenahan sisi managerial dan kebutuhan yang diperlukan. Diharapkan nantinya para pemenang bisa mandiri dan menjadi startup yang menjadi inspirasi pemuda lain untuk untuk berkreasi.

VP Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati menambahkan, “NextDev Pulang Kampung upaya Telkomsel membangun ekosistem digital berkelanjutan di Indonesia. Salah satunya melalui pengenalan digipreneurship atau kewirausahaan di bidang digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi para calon developer muda Indonesia di berbagai daerah,   serta menjembatani kolaborasi antara duta NextDev dengan pemerintah kota setempat dalam mencari solusi yang tepat untuk kota tersebut.”

NextDev Pulang Kampung berlangsung dua hari di masing-masing kota. Hari pertama, ekhibisi karya para duta NextDev, mereka berbagi pengalaman, sosialiasi ide dan hasil karya mereka kepada masyarakat luas. Selain itu ada pula seminar “Smart City for Smart Generation” dengan topik seperti e-Tourism, e-Government, e-Education, e-Transportation dan/atau e-SME.

Hari kedua workshop dan simulasi para calon developer maupun developer lokal, dengan topik lengkap dan menyeluruh seputar digipreneurship. Terdiri pengembangan aplikasi digital, perencanaan finansial, dan perumusan pemasaran.  Seminar dan workshop NextDev Pulang Kampung akan menghadirkan pembicara berpengalaman di bidangnya yang merupakan para ahli keuangan, developer, sampai dengan para diginopreneur.

Program ini akan dimulai pada tanggal 3 Februari 2016, dengan Pontianak sebagai kota pertama yang dikunjungi oleh para pemenang serta finalis The NextDev 2015 dari kota yang bersangkutan. Info lebih lanjut mengenai program NextDev Pulang Kampung dapat dilihat di www.thenextdev.id/new

Program The NextDev 2015 yang bertemakan Smart City dimulai dengan rangkaian  roadshow, dimana lebih dari 400 aplikasi solusi perkotaan berhasil terjaring dari berbagai kota di Indonesia. Sebanyak 20 finalis yang merupakan individu/kelompok developer muda akhirnya terpilih untuk mengikuti serangkaian tahapan yang terdiri dari bootcamp (design, development, distribute), pitching, dan investor meet up.

Pada akhirnya, Rumah Sinau, Gandeng Tangan, dan Jejakku terpilih menjadi tiga aplikasi Smart City terbaik setelah meyakinkan para juri dalam beberapa kriteria, diantaranya dalam hal kerjasama tim, produk/fitur yang ditawarkan, business model yang dipakai, market yang disasar, dan skalabilitas dari aplikasi yang dikembangkan. imm

Share on Google Plus

About Nadi Usea