Bupati Ogan Ilir Belum Masuk Sel

JAKARTA- Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) masih memeriksa intensif Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiadi terkait penyalahgunaan narkotika. Meski belum masuk sel, Nofiadi tidak mendapat perlakuan istimewa.


"Belum masuk sel, dia masuk di ruang pemeriksaan penyidik. Mereka dijadikan satu ruangan," ujar Kabag Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (16/3).



Status Nofiadi masih berstatus sebagai terperiksa. BNN sendiri memperpanjang status pemeriksaan Bupati Ogan Ilir itu dengan alasan melengkapi alat bukti lainnya. "Di ruangan itu tidak ada sofa atau kasur, hanya ada bangku dan meja saja," tuturnya.


Kendati Nofiadi bupati terpilih kata Slamet, penyidik tidak memberikan perlakuan istimewa. "Tak ada perlakuan istimewa semua di mata hukum sama, walaupun dia seorang bupati," pungkasnya.


Bupati Nofiadi ditangkap karena diduga terlibat kasus narkoba. Pemuda berumur 27 tahun itu padahal sudah menjadwalkan pernikahan dengan kekasihnya pada 30 April mendatang.
Pengacara bupati Nofi, Febuar Rahman, menerangkan kliennya sebelum ditangkap sudah melakukan persiapan pernikahan. Nofi akan menikahi seorang wanita cantik asal Sumatera Selatan. Namun karena kasus ini, dia belum tahu bagaimana kelanjutannya. "Tanggal 30 April ini menikah dengan kekasihnya," kata Febuar saat dikonfirmasi, Rabu (16/3).


Menurut Febuar, calon istri Nofi sangat terkejut dengan berita penangkapan ini. Keluarga besar Nofi pun hingga saat ini masih belum bisa menerima kabar tersebut. "Yang jelas, di sana tidak ada pesta narkoba," klarifikasinya.


Pada Minggu (13/3), Nofi ditangkap di rumahnya di Palembang. Berawal dari penangkapan seorang bandar penyuplai narkoba ke Nofi, BNN lalu bergerak ke kediaman pribadi si bupati. Di sana, ternyata BNN mendapat perlawanan. Pengacara sudah membantah ada perlawanan.


Buwas mengatakan, Nofi bukanlah korban. Dia adalah sosok pemimpin daerah yang seharusnya memberi contoh pada rakyatnya. Tak heran, Buwas berencana menerapkan pasal penjara bagi Nofi cs, ancamannya 4-12 tahun. Namun sampai saat ini, Nofi masih berstatus terperiksa. (dit)
Share on Google Plus

About Nadi Usea