Bengawan Solo Meluap, Tangkis Wesok Jebol

Petugas  BPBD Lamongan meninjau lokasi Tangkis Wedok
 yang jebol di Dusun Sawo, Desa Jangkungkusumo,
 Kecamatan Maduran, Lamongan.|DUTA/KADAMMUSTOKO
LAMONGAN  - Luapan air Bengawan Solo Berdampak serius. Diduga tergerus luapan, Tanggul Wedok atau tanggul desa terletak di bagian dalam di Dusun Sawo, Desa Jangkungkusumo, Kecamatan Maduran jebol, Selasa (29/11). Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun puluhan hektare padi terendam banjir.

Saat pagi buta, sekitar pukul 05.30,  warga Dusun Sawo dikejutkan dengan jebolnya Tangkis Wedok. Bagaimana tidak, tanpa diduga sebelumnya, tangkis yang semula tampak aman, ternyata jebol di pagi buta. Meski warga mengetahui kejadian ini, warga tidak bisa berbuat banyak, karena air sangat deras, sehingga sulit dikendalikan.

Air Bengawan Solo itu akhirnya menggenangi kawasan yang terkepung tangkis wedok dengan tangkis lanang (tangkis nasional). Pelan tapi pasti, bah Bengawan Solo itu menggenangi kapasan yang tertanami 42 hektar padi tersebut. Dalam waktu tidak lama, padi berumur sekitar 50 hari tumbuh subur itu tergenangi air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, yang mendapat laporan warga tentang kejadian ini, segera datang ke lokasi. Dipimpin Muhlisin, dari BPBD setempat, mereka segera merencanakan strategi untuk penanggulangan. "Kami sudah sejak pagi hari sudah di lokasi," kata Muhlisin.

Kepala BPBD Lamongan mengungkapkan pihaknya sudah terjun ke lapangan. Pihaknya sudah cek lokasi untuk menentukan tindakan lebih lanjut atasi tangkis yang jebol di Dusun Sawo, Desa Jangkungkusumo, Kecamatan Maduran itu.

Lebih lanjut disampaikan, tangkis yang putus mencapai pajang 4 m, lebar 6 m dan tinggi 3m. Pihaknya menduga, jebolnya tangkis itu diakibatkan luapan air bengawan solo. "Tangkis itu jebol karena tidak mampuh menahan luapan air Bengawan Solo," katanya.

Adapun langkah yang dilakukan yakni koordinasi degan Dinas PU Pengairan setempat,  Camat dan Muspika Kecamatan Maduran dan Pemerintahan Desa stempat. Di samping itu juga menerjunkan TRC dari BPBD Lamongan. "Kami kerjasama dengan masyarakat untuk atasi tangkis yang jebol itu," katanya.


Untuk kebutuhan lebih lanjut atasi tangkis yang jebol maka dikirim gedek guling, bongkotan atau bambu,glangsing. "Juga mengirim terpal serta makanan siap saji untuk tenaga kerja bakti," katanya. (dam)
Share on Google Plus

About Nadi Usea