Setelah Diperiksa Beberapa Jam, Tersangka Rizki Akhirnya Ditahan

Tersangka Rizki Saat Di Mapolsek Srono
BANYUWANGI-Rizki Setiawan, SH dari LSM Suara Bangsa akhirnya dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Srono, Selasa (29/11) kemarin. Rizki dituduh merusak gembok pintu gerbang milik Untung Slamet, warga Dusun Melik Wetan, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono. Selain Rizki, kasus ini juga melibatkan Hery Wijatmoko, SH yang juga dari LSM Suara Bangsa. Hanya, ketika dipanggil untuk diperiksa, Hery masih diluar kota, sehingga tim penyidik Polsek Srono masih menunggu kedatangan tersangka perusakan gembok tersebut.

Awalnya, kasus perusakan gembok pintu gerbang milik Untung itu dilakukan terdakwa Didit Yunanto Eko Manu alias Didit pada Selasa, 26 April 2016 sekitar jam 10.00 siang. Didit adalah warga Dusun Gurit, RT 03/RW V Dusun Pengantigan, Kecamatan Rogojampi. Saat diperiksa di Mapolsek Srono tidak ditahan. Tapi yang menahan justru pihak Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Namun, saat itu Didit bersama-sama Hery Wijatmoko, SH, Rizki Setiawan, SH melakukan perusakan gembok pintu gerbang Untung. Awalnya, terdakwa Didit bersama Suparmin, SH dari LSM Kodeba, H Suyoto dari LSM Suara Bangsa dan Rizki Setiawan, SH dari LSM Suara Bangsa berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah di TKP, lalu terdakwa (Didit), Hery dan Rizki secara bergantian memukul dua buah gembok pintu gerbang milik saksi Untung Slamet dengan menggunakan palu hingga copot/rusak dimana TKP berada ditepi jalan dan mudah dilihat oleh orang/umum. Akibat perbuatanya terdakwa Didit, maka korban menderita kerugian sekitar Rp 50 ribu rupiah. Dengan begitu, perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 170 ayat (2) ke-1. Namun kasus terdakwa Didit sudah beberapa kali di sidangkan di PN Banyuwangi.

Tetapi, setelah Rizki Setiawan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Srono, banyak orang yang mengaku dari LSM meneror Kapolsek Srono, AKP Mulyono. Namun, karena Polsek Srono tidak ambil pusing atas teror-teror teesebut, karena murni penegakan hukum. Apalagi, sebelum  ditahan, Rizki sempat menolak tanda tangan di BAP. Namun, akhirnya secara resmi, mulai Selasa (29/11) Rizki dijebloskan di sel tahanan Mapolsek Srono.

Kapolsek Srono, AKP Mulyono melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Tarkam membenarkan kalau tersangka perusakan gembok pintu gerbang milik Untung ditahan. Hanya, tersangka satunya, yakni Hery Wijatmoko masih berada diluar kota. “Kami sudah memimta bantuan penasehat hukumnya dua tersangka itu untuk menghadirkan tersangka Hery. Karena, kalau tidak dihadirkan secara cepat, tersangka Rizki terkatung-katung,” ujar Tarkam kepada wartawan di Mapolsek Srono, Selasa (29/11) kemarin siang.

Sementara itu, tersangka Rizki mengaku heran. Karena, harusnya ada 5 orang, tetapi hanya tiga orang yang dipersoalkan. “Ya, tapi gimana lagi. Karena korbam terus menyebut nama saya dan Hery,” ujar Rizki ditemui di sel tahanan Polsek Srono, Selasa (29/11). Meski begitu, ada H Suyoto dari LSM Suara Bangsa yang menyambangi Rizki di sel tahanan. Ada juga H Iphong Poniyahadi, tokoh LSM dari Muncar dan beberapa kolega Rizki lainya. (jam)  


Share on Google Plus

About Nadi Usea