Dinkes Madiun Kampanye Bahaya HIV/AIDS


Pegawai Dinkes Madiun saat membagi-bagikan bunga dan brosur
bahaya HIV/AIDS di Jl. Panglima Sudirman, Madiun.
|DUTA/ARIBOWO
MADIUN-Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menggelar kampanye mengingatkan akan bahaya HIV/AIDS. Kampanye peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) ini dilakukan dengan membagi-bagikan brosur, serta memberikan bunga bagi pengguna jalan.

Aksi yang digelar Jalan Panglima Sudirman dan Alun-Alun Mejayan Kabupaten Madiun, Selasa (6/12) kemarin, menyita perhatian para pengguna jalan. Tak jarang beberapa pengendara sengaja berhenti untuk meminta informasi terkait bahaya HIV/AIDS.

Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, Sulistyo Widyantoro mengatakan, jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia sudah cukup besar. Untuk Kabupaten Madiun sendiri sejak tahun 2002 hingga tahun 2016, ada sekitar 475 penderita HIV/Aids.

“Peringatan hari HIV/Aids sebenarnya jatuh pada 1 Desember lalu, meski demikian, peringatan hari HIV/AIDS ini baru bisa dilaksanakan pada hari ini. Dalam kegiatan ini, kita terus mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat akan bahaya penyakit yang satu ini,” ujar Sulistyo.

Menurut Sulistyo, penyakit HIV/AIDS hingga saat ini belum ditemukan obatnya, Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk terus waspada terutama pada anak usia produktif. “Penularan penyakit HIV/AIDS melalui hubungan seksual, lewat transfusi darah serta ibu yang terinfeksi HIV kepada bayi,” ujar Sulistyo.

Lebih lanjut, Sulistyo menjelaskan, peran KPA di tengah-tengah masyarakat sangat penting sekali. Tugas KPA tidak sekedar memberikan penyuluhan saja, lebih dari itu, peran KPA juga sebagai advokasi, fasilitasi khususnya perihal pengobatan bagi penderita HIV/AIDS. “Artinya pengobatan bukan penyembuhan melainkan untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat,” terangnya.

“Karenanya, kami berharap pembagian brosur akan bahaya AIDS ini, masyarakat dapat mengetahui dampak dari penyakit mematikan ini serta bagaimana cara masyarakat agar tidak terjangkit penyakit yang satu ini,” pungkasnya. * bow


Share on Google Plus

About Nadi Usea