Jokowi Batalkan Agenda ke Batu

Joko Widodo|IST
SEBENARNYA agenda Presiden Joko Widodo bertepatan dengan Aksi Bela Islam III pada Jumat (2/12) hari ini adalah membuka  Batu International Islamic Tourism (BIIT) 2016 di Kota Batu, Jawa Timur. Namun, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko mengatakan Jokowi mengirim wakil Mendagri Tjahjo Kumolo pada acara itu.

Menurut Eddy Rumpoko, Jokowi batal hadir karena sejak tanggal 25 November hingga 2 Desember tidak bisa meninggalkan ibu kota. “Apalagi besok (Jumat, 2 Desember 2016) ada aksi di Jakarta. Mungkin akan diwakilkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (untuk menghadiri acara di Batu),” ujarnya, Kamis (1/12).

Sesuai rencana, selain membuka pagelaran internasional Presiden Jokowi juga akan meresmikan Balai Kota Among Tani. “Kami tidak masalah apabila nanti yang meresmikan Mendagri, kami siap. Namun, jika tidak bisa meresmikan Balai Kota Among Tani, nanti dijadwalkan ulang. Kami menunggu kabar lebih lanjut,” ujar pria yang memiliki sapaan akrab ER itu.

Pagelaran internasional itu dihadiri oleh perwakilan dari belasan negara dari lima benua, Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Australia.  BIIT 2016 ini menurut ER merupakan momentum promosi International Village Tourism Exhibiton dan Seminar on Islamic Tourism yang digelar secara bersamaan.

“Kami bangga perwakilan dari beberapa negara hadir di kota kecil ini, namun masyarakatnya cukup majemuk. Selain pariwisata dan pertanian, toleransi masyarakat juga cukup tinggi, mereka bisa melaksanakan ibadah dengan baik menurut agamanya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kedutaan Besar beberapa negara untuk Indonesia sudah tiba di kota yang berjuluk swiss di Jawa Timur tersebut, seperti Kedutaan Besar Venezuela, Meksiko, Vietnam, Tiongkok, Suriname, dan Fiji. Mengawali BIIT 2016 tersebut digelarlah ‘gala dinner’ pada Rabu (30/11) lalu di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.

Ketua Panitia Uki Marzuki Muslim menyebut, sejauh ini persiapan Batu International Islamic Tourism sudah maksimal. Gala Dinner merupakan serangkaian awal dan dilanjut pentas wayang di Alun-Alun Batu.

Selanjutnya, Dubes-Dubes diajak mengikuti Diplomatik Tour sekaligus menanam pohon. “Ini sebagai bukti bahwa Kota Batu merupakan Swis kecil. Supaya para Dubes mengetahui kekayaan dan potensi di Kota Batu,” tandas dia.


Batu International Islamic Tourism 2016 diselenggarakan atas kerja sama Pemkot Batu dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Membatalkan hadir pada agenda di Kota Batu tersebut, akankah Jokowi menemui massa Aksi Bela Islam III di Lapangan Monas? tim, mlv
Share on Google Plus

About Nadi Usea