Kontraktor Pembangunan IPAL Masuk Daftar Hitam

Pulau Panggang, Pulau Seribu


PINTU: Suasana pintu masuk di  Pulau Seribu.
Pulau Seribu –  Kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas pembangunan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kebupatan Kepulauan Seribu  dimasukkan ke dalam daftar  blacklist (daftar hitam), karena dianggap tidak konsisten dan bertanggung jawab.

“Proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, senilai Rp 3.2 miliar dipastikan mangkrak. Makanya dari itu kontraktor dan konsultan pengawas dipastikan kena blacklist (daftar hitam),” ujar Kepala Suku Dinas Tata Air Kepulauan Seribu, Mustajab, Sabtu (3/12), kemarin.

Tidakan tegas ini dilakukan setelah pihaknya melakukan berbagai survay. Hasilnya dalam survey yang dilakukan Sudin Tata Air, dan Inspektur Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu, pembangunan IPAL belum menunjukan percepatan penyelesaian pekerjaan.
Parahnya lagi hingga saat ini pembangunanan baru mencapai 47 persen. Pihak kontraktor ketika ditanya alasannya persoalan uang.

“Kita juga heran kenapa perusahan abal-abal bisa menang proyek sebesar ini. Kami benar-benar sangat kecewa, makanya kedepan saya berharap perusahaan harus dimasulkan daftar hitam dengan tujuan tidak ikut lelang lagi,”ungkapnya

Menyinggung pembangunan yang sama diPulau Tidung dengan anggaran Rp 10,2 miliar kata Mustajab saat ini sudah mencapai 75 persen. Meski begitu jika pada 15 Desember tidak selesai juga nasib perusahaan tersebut juga akan sama diputus kontraknya. Tidakan tegas ini dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan kontraktor abal-abal.


Selain itu juga untuk membuat afek jera bagi para kontraktor terutama di Wilayah Kepulauan Seribu dengan tujuan kedepan tidak ada kontraktor yang nakal bisa bermain di Pulau Seribu. (pos/jk3)
Share on Google Plus

About Nadi Usea