Sembunyi di Warung, Dua Pencuri Bertato Dikepung Polisi

Dua tersangka pencurian di salah satu warung di Wiyung,
 Surabaya, saat diamankan ke Mapolsek setempat.
|Duta/Tunggal
SURABAYA - Warung milik Sugiantoro (45), di Balaskrumpik, Wiyung, Surabaya mendadak ramai. Kali ini  bukan pembeli yang memadati warung, melainkan sejumlah polisi berpakaian preman lengkap dengan senjata. Mereka mengepung dua pemuda bertato yang bersembunyi di dalamnya.

Pengepungan itu dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB. Adalah Unit Reskrim Polsek Wiyung yang mengepung warung tersebut. Mereka datang setelah mendapat laporan dari seorang warga yang mengetahui dua pemuda masuk ke dalam warung dengan cara mencongkel pintu.

"Memang, informasi awal, kedua pemuda itu diduga membobol. Sehingga kami mengerahkan semua anggota Reskrim kami ke TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Wiyung, AKP Sugimin, Jumat (1/12).
Setelah dikepung sekitar 15 menit, dua pemuda di dalam warung itu akhirnya keluar dan mengangkat kedua tangannya. "Jangan ditembak Pak. Kami menyerah," ujar AKP Sugimin menceritakan akhir perlawanan kedua pelaku.

Kedua pemuda itu langsung diborgol dan digelandang ke Mapolsek Wiyung. Dari pemeriksaan awal, dua pemuda itu bernama Noris Sem Sem (20), tinggal di Gogor, Jajartunggal, Wiyung dan Edi Pamungkas (18), asal Gemol Gg 1C No 1, Jajartunggal, Wiyung. Noris sehari hari bekerja sebagai kuli bangunan. Sedangkan Edi, merupakan security di PT Ria Putra, Taman Sidoarjo.

Bersama keduanya, polisi mengamankan motor Satria FU bernopol L 5308 RR, sebuah palu besi dan sebuah engsel pintu yang telah dirusak oleh pelaku. "Jadi, mereka kami tangkap karena telah terbukti melalukan percobaan pencurian. Karena mereka masuk ke dalam warung dengan cara merusak gembok warung," beber AKP Sugimin.


Penangkapan terhadap keduanya itu, bisa jadi membuat lega para pemilik warung. Sebab dari pengakuan keduanya, mereka sudah melakukan pencurian di warung lebih dari 5 kali. "Untuk TKP TKP yang diakui, masih akan kita cek. Dan yang pasti keduanya ini adalah komplotan pencuri spesialis warung," tutup AKP Sugimin. tom/gal
Share on Google Plus

About Nadi Usea