Siapkan Cash HP Gratis bagi Peserta Super Damai

PASUKAN COLOKAN SIAPKAN FASILITAS KHUSUS AKSI 212


Sejumlah relawan saat menyediakan colokan untuk cash handphone
di pintu masuk Monas Irti, di sela-sela aksi super damai.
|DUTA/HUDA SABILY
Ada-ada saja yang dilakukan para peserta aksi super damai Bela Islam Jilid III yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12) kemarin. Jika sebelumnya sudah banyak terdengar pasukan pemungut sampah, kini peserta aksi super damai juga menyediakan lokasi cash handphone (Hp) gratis.

HUDA SABILY
JAKARTA

Pasukan colokan, begitulah mereka menamai dirinya saat menjadi salah satu relawan dalam Aksi Bela Islam Jilid III di Monas, kemarin. Para relawan asal Cengkareng, Jakarta Barat ini, menyediakan puluhan colokan gratis bagi para peserta aksi yang kehabisan baterai Hp ketika aksi berlangsung.

Tak tanggung-tanggung, 70 lubang colokan listrik yang dialirkan dari jenset yang sengaja dibawa dari rumah tersebut, menyita perhatian para peserta aksi. Maklum, stan yang ditempati para relawan ini tergolong cukup strategis, yakni di samping pintu masuk Monas Irti.
Elmawan (25) warga Cengkareng Jakarta Barat, mengaku muncul ide tersebut karena mendapat cerita dari para peserta aksi saat aksi Bela Islam ke-I dan II beberapa waktu lalu. Kala itu, banyak peserta aksi yang kehabisan baterai Hp dan kebingungan mencari tempat aliran listrik untuk cash Hp.

Dari cerita itu, akhirnya Elmawan bersama rekan-rekan lainnya memutuskan untuk membuka stan colokan listrik bagi para peserta aksi. "Kasian sama massa aksi sebelumnya mas, mereka pada kesulitan ngecas, saya juga begitu andai ada yang jual power bank harga berapa aja saya beli mas, nah makannya untuk aksi 212 ini, saya bersama teman-teman enggak mau terulang kembali," ujar Elmawan kepada DUTA, saat ditemui di lokasi aksi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).

Selain untuk mengisi aliran listrik baterai Hp yang habis, colokan-colokkan tersebut juga dapat digunakan untuk mengiliri listrik untuk power bank, kamera, laptop dan lain-lain. "Kalo misanya ada yang mau nelpon pake Hp kita juga enggak apa-apa mas, ini semua buat para pejihad agama," ucapnya.

Pengusaha travel itu menambahkan pihaknya tidak memungut biaya sepeserpun, dan semua dilakukan dengan ikhlas. "Ikhlas mas, tapi kalo mau infak enggak apa-apa," tandasnya.


Pantauan Duta di sekitar stan pasukan colokan, massa aksi terlihat sangat senang dengan adanya colokkan-colokkan tersebut, karena sangat membantunya dalam perihal komunikasi. Beberapa di antaranya bahkan rela antre untuk bisa mengisi baterai HP yang telah habis. *
Share on Google Plus

About Nadi Usea